TRIBRATA NEWS
Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Polsek Babirik terus mengintensifkan kegiatan edukasi kepada masyarakat melalui sosialisasi Tabel Rafaksi dan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI Unit Amuntai. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 3 Agustus 2026, mulai pukul 11.30 WITA hingga 12.00 WITA, bertempat di Desa Babirik Hilir, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh Kapolsek Babirik yang diwakili oleh AIPDA Zainuddin bersama masyarakat Desa Babirik Hilir, khususnya para petani dan kelompok tani. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kemudahan akses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai salah satu solusi dalam memperoleh modal usaha untuk mendukung budidaya jagung pakan.
Dalam penyampaian materi, peserta memperoleh penjelasan mengenai Tabel Rafaksi sebagai acuan pemasaran hasil panen serta tahapan dan prosedur pengajuan KUR melalui Bank BRI Unit Amuntai. Masyarakat diberikan pemahaman mengenai persyaratan administrasi, mekanisme pengajuan pinjaman, hingga manfaat pembiayaan yang dapat digunakan untuk pengolahan lahan, pembelian benih unggul, pupuk, pestisida, maupun kebutuhan sarana produksi pertanian lainnya.
Selain itu, masyarakat juga didorong agar memanfaatkan wadah kelompok tani sebagai sarana memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas usaha, serta mempermudah akses terhadap berbagai program pemerintah maupun lembaga perbankan. Dengan adanya dukungan permodalan yang memadai, diharapkan para petani mampu meningkatkan produktivitas pertanian jagung sekaligus memperkuat perekonomian keluarga.
Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa Polri berkomitmen mendukung penuh berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui penguatan sektor pertanian. Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan memerlukan dukungan akses permodalan yang mudah, pendampingan yang berkelanjutan, serta sinergi yang erat antara pemerintah, perbankan, dan masyarakat.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap masyarakat, khususnya kelompok tani, semakin memahami tata cara memperoleh akses Kredit Usaha Rakyat sebagai modal produktif untuk mengembangkan usaha pertanian jagung pakan. Polri akan terus hadir sebagai mitra masyarakat dalam memberikan edukasi, motivasi, serta pendampingan agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani,” ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU.
Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur menjelaskan bahwa Polres Hulu Sungai Utara bersama seluruh jajaran akan terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan sektor perbankan guna memperluas akses informasi serta pembiayaan bagi masyarakat. Sinergi tersebut diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat terwujudnya swasembada jagung dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme dari masyarakat Desa Babirik Hilir. Para peserta aktif mengikuti penyampaian materi serta berdiskusi mengenai peluang pemanfaatan KUR untuk pengembangan usaha tani. Diharapkan melalui kegiatan yang dilakukan secara berkesinambungan ini, semakin banyak petani yang mampu memanfaatkan fasilitas pembiayaan secara tepat sasaran sehingga produktivitas pertanian meningkat, kesejahteraan masyarakat semakin baik, dan target swasembada jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara dapat terwujud secara berkelanjutan.