Dukung Swasembada Jagung Nasional, Polsek Amuntai Tengah Intensif Pantau Pertumbuhan Tanaman di Desa Pinangkara

Sebagai bentuk implementasi dukungan terhadap program swasembada pangan nasional, Polsek Amuntai Tengah secara konsisten melaksanakan monitoring perkembangan tanaman jagung di wilayah hukumnya. Salah satu kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 06 Agustus 2026, sekitar pukul 09.30 WITA, di lahan pertanian milik warga Desa Pinangkara, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Lahan yang dimonitor merupakan milik Bahri, Ketua Poktan Berkat Setia, dengan luas mencapai 3 hektare. Lahan tersebut ditanami jagung pakan varietas BISI 18 menggunakan 75 kilogram benih. Tanaman telah memasuki usia 16 HST dengan tinggi sekitar 2 sentimeter, menunjukkan fase awal pertumbuhan yang memerlukan perhatian dalam perawatan dan pemupukan. Dalam budidayanya, petani menggunakan pupuk NPK Mutiara 16.16.16 sebagai sumber nutrisi utama dan herbisida Basmilang untuk pengendalian gulma. Seluruh proses pengolahan lahan hingga penanaman dilakukan menggunakan peralatan manual, mencerminkan semangat para petani dalam mengoptimalkan lahan pertanian yang dimiliki. Monitoring dilakukan untuk mengetahui kondisi aktual tanaman sekaligus memastikan proses budidaya berjalan sesuai tahapan pertumbuhan. Personel Polri juga memberikan motivasi kepada petani agar terus menjaga kualitas pemeliharaan tanaman sehingga target produksi dapat tercapai sesuai estimasi panen pada 21 November 2026. Kehadiran Polsek Amuntai Tengah di tengah masyarakat mendapat sambutan positif dari kelompok tani. Selain menjadi bentuk perhatian terhadap sektor pertanian, kegiatan tersebut juga mempererat hubungan kemitraan antara Polri dengan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam monitoring lahan pertanian merupakan bagian dari komitmen institusi untuk mendukung program strategis pemerintah di bidang pangan. “Kami berharap seluruh masyarakat, khususnya para petani, terus semangat mengembangkan sektor pertanian. Polres Hulu Sungai Utara bersama jajaran Polsek akan terus hadir melakukan monitoring, pendampingan, dan membangun sinergi dengan seluruh pihak agar program swasembada jagung dapat berjalan sukses serta memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat,” tutur IPTU Asep Hudzainur. Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Hulu Sungai Utara optimistis program ketahanan pangan akan semakin kuat. Kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan kelompok tani diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sehingga mendukung terwujudnya swasembada jagung dan ketahanan pangan nasional.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *