Edukasi Permodalan Pertanian, Polsek Amuntai Utara Dorong Kelompok Tani Manfaatkan KUM Mandiri dan Tabel Rafaksi

Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan Polres Hulu Sungai Utara melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Tabel Rafaksi dan Kredit Usaha Mikro (KUM) Mandiri dari Bank Mandiri yang dilaksanakan oleh personel Polsek Amuntai Utara di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara, pada Kamis (6/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 11.00 Wita hingga 12.30 Wita tersebut dipandu oleh AIPTU A.M. Anshari bersama AIPDA Sri Sugiarto. Sosialisasi diikuti oleh masyarakat dan kelompok tani yang antusias memperoleh informasi mengenai akses pembiayaan usaha pertanian serta manfaat Tabel Rafaksi dalam menunjang pemasaran hasil panen jagung.

Dalam penyampaiannya, peserta diberikan penjelasan mengenai prosedur pengajuan Kredit Usaha Mikro (KUM) Mandiri, persyaratan administrasi, hingga manfaat pembiayaan sebagai modal awal untuk pengembangan budidaya jagung pakan. Edukasi ini diharapkan mampu mengurangi kendala permodalan yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama bagi para petani.

Personel Polsek Amuntai Utara juga mengajak masyarakat untuk terus memperkuat kelembagaan kelompok tani sebagai wadah yang efektif dalam memperoleh pendampingan, meningkatkan kapasitas usaha, serta mempermudah akses terhadap berbagai program pemerintah maupun sektor perbankan yang mendukung pengembangan pertanian.

Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur mengatakan bahwa keberhasilan program swasembada pangan tidak hanya bergantung pada kemampuan bertani, tetapi juga dipengaruhi oleh kemudahan akses permodalan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Polri akan terus hadir mendampingi masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi, pembinaan, dan pendampingan kepada kelompok tani. Dengan dukungan akses pembiayaan yang tepat, kami optimistis para petani dapat meningkatkan produktivitas pertanian sehingga mampu mendukung program ketahanan pangan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU.

Melalui kolaborasi antara Polri, Bank Mandiri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, diharapkan program pengembangan jagung pakan di Kabupaten Hulu Sungai Utara semakin berkembang. Semangat gotong royong dan sinergi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan mampu menopang kebutuhan pangan nasional secara berkelanjutan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *