Polsek Sungai Pandan Monitor Lahan Jagung Terendam Banjir Demi Dukung Ketahanan Pangan di Kabupaten HSU

Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional dan memastikan ketersediaan bahan pangan domestik, khususnya pakan ternak dan komoditas jagung, Polsek Sungai Pandan di bawah jajaran Polres Hulu Sungai Utara (HSU) melaksanakan kegiatan monitoring dan pendataan lahan pertanian jagung di Desa Sungai Pandan Tengah, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, pada Kamis, 26 Maret 2026, mulai pukul 11.30 WITA hingga selesai.

Kegiatan ini dipimpin oleh Aipda Agus Tri S., S.Hut. selaku Kepala Jaga, didampingi oleh Bripda Syahrul Abdi sebagai anggota jaga. Dua personel lainnya, yaitu Aipda Eddy K., S.H. dan Brigadir Pawiloi, tidak dapat hadir karena masing-masing sedang menjalani izin berobat dan cuti resmi. Tim monitoring menggunakan satu unit mobil patroli (R4) Polsek Sungai Pandan untuk menjangkau lokasi-lokasi lahan pertanian yang tersebar di wilayah tersebut.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, sebagian besar lahan jagung milik petani di wilayah hukum Polsek Sungai Pandan saat ini dalam kondisi tergenang air akibat tingginya curah hujan dan meluapnya aliran sungai di sekitar area pertanian. Kondisi ini diperkirakan akan menghambat proses penanaman jagung pada beberapa bulan ke depan, karena tanah yang masih terendam tidak memungkinkan untuk dilakukan aktivitas pertanian secara optimal.

Menanggapi situasi tersebut, Polsek Sungai Pandan berkomitmen untuk terus memonitor perkembangan lahan jagung serta debit air yang menggenangi area pertanian. Data yang dikumpulkan akan dilaporkan secara berkala kepada pimpinan Polres HSU dan instansi terkait, guna menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi dan langkah-langkah strategis yang dapat diambil, baik dari sisi mitigasi banjir maupun bantuan teknis bagi petani terdampak.

Kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mendukung kemandirian pangan nasional, sekaligus menunjukkan kepedulian institusi terhadap kondisi masyarakat petani di wilayah hukumnya. Dengan adanya pendataan yang akurat dan responsif, diharapkan pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera mengambil langkah antisipatif untuk meminimalisir dampak banjir terhadap produksi pangan lokal.

Dalam pernyataan resminya, Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui PS. Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menegaskan komitmen Polres HSU dalam mendukung program ketahanan pangan. “Polres HSU melalui Polsek jajaran akan terus melakukan monitoring terhadap kondisi lahan pertanian, terutama di masa-masa rawan banjir seperti saat ini. Kami ingin memastikan bahwa data yang akurat dapat segera disampaikan kepada pihak terkait agar langkah bantuan dan solusi bisa segera diberikan kepada petani,” ujar IPTU Asep.

Beliau juga menambahkan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan dinas pertanian sangat penting dalam menghadapi tantangan cuaca ekstrem. “Kami mengimbau kepada petani untuk tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian maupun pemerintah desa. Polsek Sungai Pandan akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memantau situasi dan memberikan bantuan sesuai kemampuan kami,” tambahnya.

Melalui kegiatan monitoring yang berkelanjutan ini, Polsek Sungai Pandan berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas produksi pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara, sekaligus memperkuat peran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat di segala sektor kehidupan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *