TRIBRATA NEWS

Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polsek Amuntai Selatan melaksanakan kegiatan sosialisasi swasembada jagung di wilayah hukumnya pada Rabu, 27 Mei 2026, pukul 10.30 Wita hingga selesai. Kegiatan ini berlangsung di Desa Telaga Silaba, Kecamatan Amuntai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Utara dan menjadi bagian dari langkah konkret kepolisian dalam mendukung kemandirian pangan masyarakat.
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Amuntai Selatan yang terdiri dari AIPTU Budiansyah, AIPDA Agus Efendi, S.H., BRIPKA Desmon R.S., dan BRIGPOL Maulana A. Dalam pelaksanaannya, petugas menggunakan sarana berupa satu unit kendaraan dinas roda empat serta perangkat komunikasi HT Motorola APX 1000 guna menunjang kelancaran kegiatan di lapangan.
Melalui kegiatan ini, petugas memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan lahan untuk budidaya jagung sebagai salah satu komoditas strategis dalam mendukung ketahanan pangan. Sosialisasi difokuskan pada upaya pemberdayaan lahan pertanian yang dimiliki masyarakat agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk produksi jagung, baik sebagai bahan pangan maupun pakan ternak.
Selain itu, masyarakat juga diberikan motivasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui pengelolaan lahan yang efektif dan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong kemandirian pangan di tingkat lokal dengan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah, sehingga kebutuhan domestik dapat terpenuhi secara mandiri.
Petugas juga melakukan pendataan awal terhadap potensi lahan yang dapat dikembangkan menjadi area penanaman jagung. Data tersebut selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Amuntai Selatan.
Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui PS. Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari peran aktif Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan. Ia menegaskan bahwa kepolisian tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencapai kemandirian pangan yang berkelanjutan. Melalui pemanfaatan lahan secara optimal dan peningkatan kesadaran masyarakat, diharapkan program swasembada jagung dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan dilaksanakannya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat Desa Telaga Silaba semakin memahami pentingnya ketahanan pangan serta mampu mengembangkan potensi pertanian secara mandiri, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan stabilitas ekonomi di tingkat lokal.