TRIBRATA NEWS

Hulu Sungai Utara – Komitmen Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata di lapangan. Salah satunya dilakukan oleh personel Polsek Banjang, Polres Hulu Sungai Utara, yang melaksanakan monitoring perkembangan lahan jagung binaan Polri di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, pada Senin (6/7/2026) pukul 11.30 Wita.
Monitoring tersebut bertujuan untuk mengetahui perkembangan pertumbuhan tanaman jagung sekaligus memastikan proses budidaya berjalan dengan baik hingga memasuki masa panen. Selain melakukan pengecekan kondisi tanaman, personel juga berdialog dengan pemilik lahan guna mengetahui berbagai kendala yang dihadapi selama masa pemeliharaan serta memberikan motivasi agar pengelolaan lahan tetap dilakukan secara optimal.
Lahan yang dimonitor merupakan milik Sadikin yang tergabung dalam Kelompok Tani Mandiri sebagai kelompok binaan Polri. Lahan seluas 4 hektare (40.000 meter persegi) tersebut ditanami jagung pakan jenis Hibrida Bisi 18 menggunakan sekitar 100 kilogram bibit atau setara 100 bungkus. Penanaman telah dilaksanakan pada 12 Mei 2026, sehingga saat ini tanaman telah berusia 56 hari dengan tinggi rata-rata berkisar 60 hingga 85 sentimeter. Berdasarkan perkembangan yang ada, panen diperkirakan akan dilaksanakan pada 10 Oktober 2026.
Dalam proses budidayanya, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 yang dipadukan dengan Dolomit untuk menjaga kesuburan tanah, sedangkan pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Seluruh proses pengolahan lahan hingga pemeliharaan masih menggunakan peralatan pertanian secara manual. Meski demikian, kondisi tanaman terlihat tumbuh cukup baik dan menunjukkan perkembangan yang positif sehingga diharapkan mampu menghasilkan produksi jagung yang optimal pada saat panen nanti.
Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh personel Polsek Banjang, yakni Aiptu Herry Susanto dan Aiptu Sukadi. Kehadiran anggota Polri di tengah para petani merupakan bentuk pendampingan berkelanjutan terhadap kelompok tani binaan sekaligus memberikan semangat kepada masyarakat agar terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya sebatas pemantauan, tetapi juga membangun komunikasi yang baik dengan petani sehingga setiap kendala yang muncul dapat segera dicarikan solusi bersama.
Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur mengatakan bahwa monitoring secara rutin merupakan salah satu bentuk keseriusan Polri dalam mengawal program swasembada pangan yang menjadi prioritas pemerintah. Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh petani, tetapi juga membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk Polri sebagai mitra masyarakat.
“Polres Hulu Sungai Utara beserta seluruh jajaran akan terus memberikan pendampingan kepada kelompok tani melalui kegiatan monitoring, edukasi, dan koordinasi di lapangan. Kami berharap perkembangan tanaman jagung di lahan binaan Polri dapat terus berjalan dengan baik hingga masa panen, sehingga mampu meningkatkan produksi pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan para petani. Polri akan selalu hadir mendukung setiap program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU.
Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkesinambungan ini, Polsek Banjang berharap hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin erat. Pendampingan terhadap kelompok tani diharapkan mampu meningkatkan semangat petani dalam mengembangkan budidaya jagung, memperluas pemanfaatan lahan produktif, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Hulu Sungai Utara.