Lahan Jagung Binaan Polri di Pulau Damar Tumbuh Subur, Polsek Banjang Terus Kawal Program Swasembada Pangan Nasional

Dalam rangka mendukung Program Swasembada Jagung Nasional dan memperkuat ketahanan pangan di daerah, jajaran Polsek Banjang Polres Hulu Sungai Utara terus melakukan monitoring dan pendampingan terhadap lahan pertanian binaan Polri. Kegiatan monitoring terbaru dilaksanakan pada Kamis (9/7/2026) pukul 11.30 Wita di Desa Pulau Damar, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Monitoring dilakukan oleh personel Polsek Banjang yang terdiri dari AIPTU Herry Susanto, AIPTU Slamet Rianto, AIPTU Sukadi, dan AIPTU Suyatmin. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau secara langsung perkembangan tanaman jagung sekaligus memastikan proses budidaya berjalan dengan baik hingga memasuki masa panen yang direncanakan pada Oktober 2026 mendatang.

Lahan yang dimonitor merupakan milik Sadikin, anggota Kelompok Tani (Poktan) Mandiri yang menjadi binaan Polri. Lahan seluas 4 hektare atau sekitar 40.000 meter persegi tersebut ditanami jagung pakan jenis Hibrida Bisi 18 dengan jumlah benih sebanyak 100 kilogram. Penanaman dilakukan pada 12 Mei 2026 dan hingga saat ini tanaman telah memasuki usia 59 hari.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kondisi tanaman jagung menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Tinggi tanaman rata-rata telah mencapai sekitar 2 hingga 2,10 meter dengan pertumbuhan yang relatif merata di seluruh area lahan. Kondisi ini menunjukkan bahwa proses budidaya yang dilakukan petani berjalan optimal meskipun masih menghadapi berbagai tantangan cuaca yang kerap terjadi di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Untuk mendukung pertumbuhan tanaman, petani menggunakan pupuk NPK 16.16.16 dan dolomit guna menjaga kesuburan tanah. Sementara itu, pengendalian gulma dilakukan menggunakan herbisida Basmilang. Seluruh aktivitas budidaya masih memanfaatkan peralatan manual, namun hal tersebut tidak mengurangi semangat petani dalam mengelola lahan secara maksimal demi menghasilkan panen yang berkualitas.

Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan monitoring yang dilakukan oleh jajaran Polsek merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami terus mendorong seluruh jajaran Polsek untuk aktif melakukan pendampingan terhadap kelompok tani dan lahan binaan Polri. Kehadiran anggota di lapangan bertujuan memberikan motivasi kepada petani, memantau perkembangan tanaman, serta membantu mengidentifikasi berbagai kendala yang mungkin muncul selama masa budidaya. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, kami berharap hasil panen dapat maksimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pertumbuhan tanaman jagung di lahan binaan Polri Desa Pulau Damar menjadi salah satu indikator positif bahwa kolaborasi antara petani dan Polri mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program swasembada pangan. Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.

Melalui monitoring yang dilakukan secara berkala, Polres Hulu Sungai Utara berkomitmen untuk terus mendukung para petani dalam mengembangkan sektor pertanian, khususnya komoditas jagung. Dengan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani, diharapkan program swasembada jagung dapat berjalan optimal serta mampu memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *