Polres HSU Lakukan Monitoring Intensif Lahan Jagung di Panangkalaan, Antisipasi Dampak Kelembaban Tanah terhadap Pertumbuhan Tanaman

Polres Hulu Sungai Utara – Polres Hulu Sungai Utara melalui jajaran Polsek Amuntai Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Swasembada Jagung sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melaksanakan monitoring secara berkala terhadap perkembangan lahan jagung milik kelompok tani di wilayah hukum Polsek Amuntai Utara guna memastikan kondisi tanaman tetap terpantau serta mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi para petani.

Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Jumat (10/7/2026) mulai pukul 11.00 Wita hingga selesai di lahan pertanian milik Kelompok Tani Sungai Bayan yang berlokasi di Desa Panangkalaan, Kecamatan Amuntai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Monitoring dilakukan oleh personel Polsek Amuntai Utara, yakni AIPTU Ferry A.P. dan BRIPKA Eri Dian, yang turun langsung ke lokasi untuk melihat perkembangan tanaman jagung serta berinteraksi dengan petani.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, tanaman jagung menunjukkan tinggi berkisar antara 80 hingga 110 sentimeter. Namun demikian, petugas juga menemukan adanya perubahan kondisi pada sebagian tanaman, di mana daun mulai menguning. Setelah dilakukan pengamatan bersama, kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh tingkat kelembaban tanah yang cukup tinggi akibat kondisi lahan yang masih basah, sehingga menghambat proses pertumbuhan tanaman secara optimal.

Selain melakukan pengecekan terhadap kondisi tanaman, personel Polsek Amuntai Utara juga berdialog dengan anggota kelompok tani mengenai langkah-langkah perawatan yang telah dilakukan. Petugas memberikan motivasi kepada petani agar tetap melakukan pemeliharaan secara intensif, termasuk memperhatikan sistem drainase lahan, pemupukan, dan pengendalian kondisi lingkungan, sehingga tanaman yang masih sehat dapat terus tumbuh dan menghasilkan panen yang maksimal.

Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan monitoring merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu memberikan pendampingan, motivasi, sekaligus menjadi sarana untuk mengetahui secara langsung perkembangan tanaman serta berbagai kendala yang dihadapi para petani.

“Monitoring ini tidak hanya bertujuan melihat perkembangan tanaman jagung, tetapi juga untuk mengetahui kondisi riil di lapangan sehingga berbagai permasalahan yang dihadapi petani dapat segera dikoordinasikan dengan pihak terkait. Polri akan terus mendukung para petani melalui pendampingan dan sinergi lintas sektor agar Program Swasembada Jagung dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU.

Lebih lanjut, IPTU Asep Hudzainur menjelaskan bahwa faktor cuaca dan kondisi lahan menjadi tantangan tersendiri dalam budidaya jagung. Oleh sebab itu, koordinasi yang baik antara petani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah, dan aparat kepolisian perlu terus diperkuat agar setiap kendala dapat ditangani secara cepat dan tepat, sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga.

Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Hulu Sungai Utara berharap perkembangan tanaman jagung di wilayah Kecamatan Amuntai Utara dapat terus dipantau hingga memasuki masa panen. Sinergi yang terjalin antara Polri dan masyarakat diharapkan mampu mendukung terwujudnya swasembada jagung, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan kesejahteraan para petani di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Jika akan dipublikasikan di website atau dikirim ke media massa, rilis ini sudah menggunakan gaya bahasa jurnalistik dan format kehumasan yang sesuai, dengan penekanan pada fakta lapangan, dukungan Polri terhadap ketahanan pangan, serta pernyataan resmi dari Kapolres HSU melalui Kasi Humas.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *