Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Babirik Sosialisasikan KUR dan Tabel Rafaksi kepada Kelompok Tani di Desa Sungai Durait Hilir

Hulu Sungai Utara – Dalam rangka mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai akses pembiayaan usaha pertanian, jajaran Polsek Babirik melaksanakan kegiatan Sosialisasi Tabel Rafaksi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank BRI Unit Amuntai kepada masyarakat di Desa Sungai Durait Hilir, Kecamatan Babirik, Kabupaten Hulu Sungai Utara, pada Minggu, 12 Juli 2026, mulai pukul 10.30 Wita hingga selesai.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Aipda Novie Firmansyah bersama masyarakat Desa Sungai Durait Hilir, khususnya para petani dan anggota kelompok tani yang menjadi sasaran utama sosialisasi. Pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif, di mana masyarakat diberikan kesempatan untuk memahami berbagai informasi terkait dukungan pembiayaan bagi sektor pertanian sekaligus berdiskusi mengenai kebutuhan permodalan dalam mengembangkan usaha budidaya jagung pakan.

Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diberikan penjelasan mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai salah satu program pemerintah yang bertujuan memberikan akses pembiayaan dengan bunga ringan kepada pelaku usaha produktif, termasuk petani. Para peserta memperoleh edukasi mengenai persyaratan, mekanisme pengajuan, kelengkapan administrasi, hingga manfaat pemanfaatan KUR sebagai modal awal untuk mendukung kegiatan budidaya jagung pakan dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.

Selain membahas akses permodalan, peserta juga diberikan pemahaman mengenai Tabel Rafaksi, yaitu acuan penilaian kualitas hasil panen jagung yang didasarkan pada kadar air, tingkat kebersihan, dan mutu hasil panen. Dengan memahami sistem rafaksi, para petani diharapkan mampu meningkatkan kualitas budidaya serta menerapkan proses panen dan pascapanen yang lebih baik sehingga hasil produksi memiliki kualitas yang sesuai dengan standar dan memperoleh nilai jual yang lebih optimal.

Melalui kegiatan ini, Polsek Babirik turut mendorong masyarakat agar memanfaatkan wadah kelompok tani sebagai sarana memperkuat kerja sama, berbagi informasi, dan mengakses berbagai program pemerintah di bidang pertanian. Sinergi antara kelompok tani, pemerintah, perbankan, dan Polri diharapkan mampu mempercepat peningkatan produktivitas pertanian jagung serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur, menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui edukasi mengenai akses pembiayaan usaha dan peningkatan kualitas hasil pertanian.

“Polri terus berkomitmen mendampingi masyarakat dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Melalui sosialisasi Kredit Usaha Rakyat dan Tabel Rafaksi ini, kami berharap para petani semakin memahami peluang memperoleh modal usaha serta pentingnya menghasilkan komoditas jagung yang berkualitas. Dengan dukungan pembiayaan yang tepat dan pengelolaan pertanian yang baik, diharapkan produktivitas meningkat, kesejahteraan petani semakin baik, dan program swasembada pangan dapat terwujud secara berkelanjutan,” ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU.

Polres Hulu Sungai Utara akan terus mengoptimalkan peran seluruh jajaran dalam memberikan pendampingan, penyuluhan, dan edukasi kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, lembaga perbankan, serta kelompok tani. Diharapkan kegiatan seperti ini mampu memperluas pemahaman masyarakat terhadap berbagai program pemerintah, meningkatkan akses permodalan di sektor pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Hulu Sungai Utara sebagai bagian dari upaya mewujudkan swasembada jagung nasional.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *