Polsek Sungai Pandan Terus Kawal Program Swasembada Jagung, Monitoring Ungkap Dampak Banjir terhadap Pertumbuhan Tanaman

Hulu Sungai Utara – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Swasembada Jagung sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional. Melalui jajaran Polsek Sungai Pandan, kegiatan monitoring perkembangan lahan jagung secara rutin dilaksanakan guna memastikan kondisi tanaman, mengetahui kendala yang dihadapi petani, serta memberikan pendampingan agar program pemerintah dapat berjalan secara optimal.

Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Selasa (28/7/2026) mulai pukul 09.30 hingga 10.30 Wita di lahan pertanian jagung yang berada di Desa Tambalang Kecil, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Monitoring dilakukan secara langsung oleh personel Polsek Sungai Pandan dengan menyusuri areal pertanian serta berdialog bersama masyarakat dan kelompok tani mengenai perkembangan tanaman jagung yang telah ditanam.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Aipda Robiannoor, didampingi Aipda Kapsin Noor, S.H., dan Bripka Gunawan Susanto. Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pengecekan terhadap kondisi tanaman, tingkat pertumbuhan jagung, serta menginventarisasi berbagai faktor yang memengaruhi keberhasilan budidaya di wilayah tersebut sebagai bahan laporan kepada pimpinan dan instansi terkait.

Hasil monitoring menunjukkan bahwa tanaman jagung di Desa Tambalang Kecil hanya berhasil tumbuh pada sebagian lahan. Sementara itu, sebagian besar tanaman mengalami kegagalan akibat terdampak banjir yang dipicu tingginya curah hujan beberapa waktu sebelumnya. Genangan air yang cukup lama menyebabkan banyak bibit jagung tidak mampu berkembang dengan baik, bahkan sebagian mengalami kerusakan sehingga berpengaruh terhadap potensi hasil panen.

Meski menghadapi tantangan tersebut, personel Polsek Sungai Pandan tetap memberikan motivasi kepada para petani agar terus berupaya mengembangkan sektor pertanian. Petugas juga mengimbau masyarakat untuk terus berkoordinasi dengan penyuluh pertanian dan instansi teknis terkait guna memperoleh pendampingan mengenai langkah-langkah pemulihan lahan, perbaikan sistem drainase, serta pola tanam yang lebih adaptif terhadap kondisi cuaca.

Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan monitoring merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap Program Ketahanan Pangan Nasional. Menurutnya, kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai mitra yang siap mendampingi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian.

“Kami memahami bahwa faktor cuaca dan bencana alam menjadi tantangan yang tidak dapat dihindari dalam dunia pertanian. Oleh karena itu, Polres Hulu Sungai Utara akan terus melakukan monitoring secara berkala untuk mengetahui perkembangan di lapangan sekaligus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait agar kendala yang dihadapi petani dapat segera ditindaklanjuti. Kami berharap para petani tetap semangat, karena keberhasilan Program Swasembada Jagung memerlukan kerja sama dan komitmen dari seluruh pihak,” ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU.

Polres Hulu Sungai Utara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program strategis pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Melalui monitoring, pendampingan, serta sinergi yang berkelanjutan dengan kelompok tani dan instansi terkait, diharapkan setiap permasalahan yang muncul dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi, sehingga Program Swasembada Jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara tetap berjalan dan memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *