TRIBRATA NEWS

Hulu Sungai Utara – Polres Hulu Sungai Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional melalui kegiatan monitoring perkembangan tanaman jagung di wilayah binaan. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh jajaran Polsek Amuntai Tengah yang secara rutin melaksanakan pemantauan terhadap lahan pertanian jagung milik masyarakat guna memastikan pertumbuhan tanaman berjalan optimal serta memberikan motivasi kepada para petani untuk terus meningkatkan produktivitas.
Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Rabu, 29 Juli 2026, mulai pukul 10.00 Wita hingga selesai, bertempat di Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Kegiatan tersebut dipimpin oleh personel piket Polsek Amuntai Tengah yang terdiri dari Aipda Dwi Hartono (Bawas Piket), Aipda Iwan Krisnawan (Ka Jaga), Aipda M. Rifqy Maulidin (Anggota Jaga), Brigpol Hendra, S.S.T. Ars (Anggota Jaga), dan Bripda Ahmad Muzakkir (Anggota Jaga).
Dalam pelaksanaan monitoring, personel melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi lahan pertanian jagung, mengamati perkembangan tanaman, serta berdialog dengan para petani mengenai kondisi pertumbuhan tanaman, kebutuhan sarana produksi pertanian, hingga berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya. Pendekatan ini dilakukan sebagai bentuk pendampingan Polri agar petani tetap semangat dalam mengembangkan sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan nasional.
Untuk menunjang kelancaran kegiatan, personel menggunakan 1 unit kendaraan patroli roda empat (R4) Polsek Amuntai Tengah serta alat komunikasi Handy Talky Motorola APX 1000 sehingga koordinasi selama kegiatan berlangsung dapat berjalan dengan baik. Kehadiran personel di lapangan juga menjadi bentuk nyata pelayanan Polri yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif mendukung program-program strategis pemerintah.
Monitoring ini bertujuan untuk mendorong terwujudnya kemandirian pangan dengan meningkatkan produksi pertanian, khususnya jagung sebagai komoditas penting untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak maupun bahan pangan. Selain memastikan perkembangan tanaman tetap terpantau, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara Polri dengan masyarakat, sehingga setiap permasalahan yang dihadapi petani dapat diketahui lebih dini dan dicarikan solusi bersama melalui sinergi dengan instansi terkait.
Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si. melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian merupakan bagian dari implementasi program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kehadiran personel di tengah masyarakat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi motivasi bagi para petani dalam mengembangkan usaha pertaniannya.
“Polres Hulu Sungai Utara akan terus mendukung setiap langkah yang bertujuan meningkatkan produksi pertanian dan mewujudkan kemandirian pangan. Monitoring yang dilakukan personel di lapangan merupakan bentuk kepedulian sekaligus pendampingan kepada para petani agar tetap semangat mengelola lahannya. Kami berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga program swasembada jagung dapat berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU.
Melalui kegiatan monitoring yang dilakukan secara berkesinambungan, Polres Hulu Sungai Utara berharap perkembangan tanaman jagung di seluruh wilayah dapat terus terpantau dengan baik. Dengan dukungan seluruh pihak, program swasembada jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta memberikan kontribusi nyata terhadap terwujudnya ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan.