TRIBRATA NEWS
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan, Polsek Amuntai Tengah terus mengintensifkan kegiatan monitoring perkembangan swasembada jagung di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, mulai pukul 10.30 WITA hingga selesai, bertempat di Desa Palampitan Hilir, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Monitoring dilakukan oleh personel Polsek Amuntai Tengah yang terdiri dari AIPDA Dwi Hartono selaku Bawas Piket, AIPDA Iwan Krisnawan selaku Ka Jaga, AIPDA M. Rifqy Maulidin selaku Anggota Jaga, BRIGPOL Hendra, S.S.T. Ars selaku Anggota Jaga, serta BRIPDA Ahmad Muzakkir selaku Anggota Jaga. Dalam pelaksanaannya, personel didukung dengan sarana dan prasarana berupa satu unit kendaraan patroli roda empat (R4) Polsek Amuntai Tengah serta alat komunikasi Handy Talky (HT) Motorola APX 1000 guna menunjang kelancaran koordinasi selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan monitoring dilakukan dengan meninjau secara langsung perkembangan tanaman jagung di lahan pertanian milik warga. Personel memastikan kondisi tanaman tetap tumbuh dengan baik, mengamati situasi lahan, serta berdialog dengan para petani mengenai proses pemeliharaan tanaman, mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga langkah-langkah pencegahan terhadap hama dan penyakit tanaman yang berpotensi menghambat pertumbuhan jagung.
Selain melakukan pemantauan, personel Polsek Amuntai Tengah juga memberikan motivasi kepada para petani agar terus menjaga semangat dalam mengembangkan sektor pertanian. Warga diimbau untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki secara maksimal, menerapkan pola perawatan tanaman yang baik, serta memperkuat kerja sama melalui kelompok tani sehingga hasil panen yang diperoleh nantinya dapat meningkat baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.
Kapolres Hulu Sungai Utara AKBP Agus Nuryanto, S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas IPTU Asep Hudzainur menyampaikan bahwa kegiatan monitoring yang dilakukan oleh seluruh jajaran Polsek merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan. Kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi penyemangat bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang mendukung ketahanan pangan. Monitoring perkembangan tanaman jagung bukan sekadar melihat kondisi lahan, tetapi juga menjadi sarana membangun komunikasi yang baik dengan petani, mengetahui kendala yang mereka hadapi, serta memberikan motivasi agar program swasembada jagung dapat berjalan secara optimal. Sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar IPTU Asep Hudzainur mewakili Kapolres HSU.
Lebih lanjut disampaikan bahwa Polri Presisi tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui peran aktif dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk sektor pertanian. Pendampingan yang dilakukan secara rutin diharapkan mampu memberikan solusi terhadap berbagai kendala di lapangan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran Polri sebagai mitra yang selalu hadir memberikan manfaat.
Kegiatan monitoring perkembangan swasembada jagung di Desa Palampitan Hilir berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran personel Polsek Amuntai Tengah mendapat sambutan positif dari masyarakat dan para petani yang merasa terbantu dengan adanya pendampingan secara langsung. Melalui kegiatan yang berkesinambungan ini, diharapkan produksi jagung di Kabupaten Hulu Sungai Utara terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.